KARAKTERISTIK JAMUR CANDIDA ALBICANS DAN MENIFESTASINYA
Abstrak
Spesies Candida merupakan patogen jamur yang paling sering menginfeksi manusia, Infeksi Candida dapat dengan mudah terjadi bila terdapat faktor-faktor predisposisi yang berperan, terutama keadaan siatem imun individu lemah, atau menurun. Kandidosis merupakan infeksi jamur dengan penyabab utama Candida Albicans yang menyerang semua umur, dan semua organ tubuh manusia, dikenal sebagai flora normal tubuh namun dapat berkembang menjadi dominan dan menginvasi jaringan tubuh hingga mengakibatkan gangguan pada paru, maupun organ sistemik lainnya. Tulisan ini mengambarkan karakteristik spesifik ,patogenesis serta manifestasi yang ditimbulkan dari infeksi jamur Candida Albicans.
1. Pendahuluan
Infeksi Candida pertama kali didapatkan didalam mulut sebagai suatu thrush yang dilaporkan oleh Francois Valleix (1836) , Selanjutnya Langerbach (1839) menemukan jamur penyebab thrush, Kemudian Berhout (1923) memberi nama organisme tersebut sebagai Candida (Maria Magdalena, 2009)
Sedikitnya 70% dari total lebih dari 150 spesies candida yang telah diidentifikasi menginfeksi manusia disebabkan oleh candida albicans, sisanya disebabakan oleh Candida Tropicalis, Candida Parapsilosis, Candida Guillermondii, Candida Cruzeii, dan beberapa Candida yang lebih jarang (Maria Magdalena, 2009).
Spesies Candida adalah patogen jamur yang paling sering. Jamur ini dapat menginfeksi seluruh organ tubuh manusia, dapat ditemukan pada semua golongan umur, baik pada pria maupun wanita (Conny, 2006). Kadangkala terjadi gangguan flora normal dalam tubuh diantaranya disebabkan oleh tekanan(stess), atau penyebab lain yang merusak bakteri baik dalam tubuh. ketidakseimbangan hormon (Anonimous).
Candida mampu tumbuh dalam dua bentuk yang berbeda yaitu sebagai sel tunas yang akan berkembang menjadi blastospora dan menghasilkan kecambah yang akan membentuk hifa semu (dimorfik). Sel ragi (blastospora) candida berbentuk bulat, Lonjong atau bulat lonjong dengan ukuran 2-5 µ x 3-6 µ hingga 2-5,5 µ x 5-28 µ (Conny, 2006).
Candida albicans merupakan flora normal tubuh, namun pada beberapa tempat tertentu ragi dapat berkembang menjadi sangat dominan sehingga dapat menyebabkan suatu keadaan patogen terutama pada saat imunitas tubuh lemah atau menurun, memberikan manifestasi baik lokal maupun sistemik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar